Skip to content
June 11, 2010 / mutiaranews

Gelar Seni Musik SMA Negeri 2 Temanggung

JADIKAN SENI  MUSIK SEBAGAI PILIHAN WAJIB

Mata pelajaran Seni Musik merupakan salah satu pilihan bebas siswa SMA Negeri 2 Temanggung (SMADA), artinya siswa bebas memilih atau tidak memilih seni music ketika harus menentukan pilihan di kelas XII. Pelajaran kesenian di kelas X adalah seni music, kemudian kelas XI adalah seni rupa dan kelas XII harus memilih salah satu sebagai jurusan seni yang sesuai dengan bakat dan ketrampilan siswa. Trend mencipta lagu beserta aransemennyapun menjadikan siswa sibuk berkumpul dengan grupnya untuk mengarang lagu dan kemudian diuji dalam pentas music yang digelar di sekolah sebagai penilaian wajib.

Rata-rata tiap kelas terbentuk 5 – 6 kelompok. Tiap kelompok terdiri pemain gitar, vocal, bas, drum dan keyboard. Jika kekurangan anggota maka biasanya vocal merangkap memainkan gitar. Kegiatan pentas music di SMADA merupakan kalender rutin tiap tahun untuk penilaian wajib seni music. Tahun 2010 ini sedikitnya 40 kelompok music dari 7 kelas XII.  Dengan demikian jika siswa memilih seni music maka oleh kelompoknya “dipaksa” harus bias menjadi pemusik, entah gitar, drum, keyboard atau vokalis. “Kami sepakat untuk membagi sesuai bidangnya dan melakukan latihan rutin di studio sewaan untuk latihan pentasnya”, kata Fareza pemain drum dari salah satu kelompok.

Saat penilaian, tiap kelompok tampil dengan satu lagu bebas ciptaan sendiri. Aturan yang ada, lagu dan aransemen tidak boleh sama antara kelompok satu dengan lainnya. Sebelum pentas panggung, tiap kelompok wajib menyerahkan hasil rekamannya berbentuk video music. “biaya rekaman ini disediakan dari sekolah” kata guru seni music Afan Kharudi. Trend musiknya beraliran Indie, sehingga memberi kebebasan siswa untuk berkekspresi. Dengan adanya penilaian wajib seni music ini maka studio-studio rental laris disewa untuk latihan para siswa. “kami menyewa di rental studio per jam duapuluh ribu hingga tigapuluh ribu tergantung kualitas studionya” papar Anita yang mengalunkan lagu berjudul Dewi dalam penilaian wajib itu.

Suasana di SMADA pun menjadi marak dengan aneka lagu hasil ciptaan para siswa. Dan ternyata sempat menjadi hiburan segar bagi para guru termasuk Kepala Sekolah Drs. Suryanto yang ikut hadir menyaksikan. Event tahunan di SMADA juga digelar dengan label Tri Murti Music Festival. Yang ini memang kegiatan festival music antar kelompok di lingkungan sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan semangat berkreatif dan berkarya dalam seni music. Hasil karya mereka ternyata enak didengar, warna musiknyapun beragam ada yang pop, modern rock, dan pop-rock. Tetapi tidak dijumpai aliran dangdut, keroncong dan pop jawa.—(Budhy HP)—

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: