Skip to content
June 11, 2010 / mutiaranews

POKDARWIS “SENDANG ARUM” DESA TLAHAB

SAJIKAN ENEKA ATRAKSI BUDAYA SEBAGAI DAYA                  TARIK DESA WISATA

Atraksi Wisata merupakan bagian dari upaya menjadikan wisatawan merasa kerasan menikmati suguhan alam          di kawasan yang dikunjunginya. Setelah unsur-unsur Sapta Pesona ( Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah tamah, Kenangan) terpenuhi maka sajian atraksi wisata berupa kegiatan seni budaya, out bound, treking, menyusur sungai dan sebagainya akan menjadi pelengkap yang bisa membuat wisatawan merasa puas dan akhirnya akan datang kembali dengan mengajak wisatawan yang lain. Sajian atraksi berlabel “Asli dan Alami” itu dikemas oleh Kelompok Sendang Arum dan Jogorekso.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) SENDANG ARUM desa Tlahab kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung bersama dengan Lembaga Masyarakat  Desa Hutan (LMDH) “Jogorekso Community”  sepakat untuk membangun desanya menjadi tujuan wisata “Life In” di lembah  gunung Sumbing dan Sindoro. Nama Sendang Arum lahir karena potensi desa Tlahab yang memiliki banyak sumber air gunung dan dapat menyuguhkan panorama matahari terbit kawasan Posong serta Watu Kelir dengan pesona tebing batu berwarna pelangi.

Wisatawan mancanegara saat ini mengubah paradigm dari hotel bintang ke Life In atau back to nature. Mereka lebih suka tinggal di desa selama beberapa hari hidup menyatu dengan masyarakat. Mereka tinggal di rumah penduduk (home stay) dan makan bersama pemilik rumah dengan menu sehari-hari yang biasa disediakan di rumah tangga itu. “Nasi jagung dengan kluban urap dan ikan asin ternyata  membuat wisatawan merasa senang”, kata Yunianto Ketua Pokdarwis yang juga ketua Jogorekso Community.

Belum lama ini wisatawan dari Perancis juga memburu sun rice di Posong, bagian desa Tlahab yang memiliki panorama indah dengan sun rice-nya yang mempesona. Untuk membuktikan pesona itu Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung Drs. Subekti Prijono harus meluangkan waktu untuk mendaki bukit sampai ke Posong pada pukul 04.00 WIB. Bukan sekedar melihat indahnya sun rise tetapi naluri fotografinya juga melahirkan foto-foto matahari terbit di Posong  yang memang layak  dikagumi wisatawan Perancis.

Selain sun rice Posong, Desa Wisata ini juga menyuguhkan atraksi wisata menarik yang bisa dibagi dalam 5 sampai 7 hari kunjungan dan menginap di home stay. Atraksi itu misalnya tobacco walk, pentas Kuda Lumping, Tari Sekar Gadung, trekking gunung Sumbing, pentas Rebana, melihat pengajian / Yasinan, pasar tradisoional, out bound di Watu Ambal, atraksi Pencak Silat Padepokan Sosro Jumantoro dan proses pembuatan makanan khas Joglo Tahun. “Kami sudah siapkan Home Stay yang layak dan paket wisata 7 hari Live In”, papar Yunianto yang juga pemandu wisata Dieng.

Kesurupan Masal

Wilayah desa Tlahab berada di lembah gunung Sindoro  dan Sumbing sehingga memiliki potensi mata air gunung yang cukup. Ada 9 mata air dengan debit air cukup besar. Satu diantaranya diambil airnya oleh PDAM Tirta Agung Temanggung untuk mencukupi kebutuhan air minum di Parakan dan Temanggung. Sembilan mata air tersebut biasa disebut “Sembilan Se”, yaitu Sedandang, Serandil, Sedukun, Sedowo, Sebelik, Segandul, Segambir, Seboto dan Seblorong. Masing-masing sumber air itu memiliki legenda sendiri-sendiri dan setiap tahun masyarakat mengadakan acara syukuran “bersih desa” yang dipusatkan di Sedandang.

Acara ritual itu diadakan setiap tanggal 10 bulan Muharam (Sura) dengan bentuk kegiatan selamatan dan pentas kesenian yang puncaknya dengan sajian Tari Sekar Gadung. Uniknya pada pentas SekarGadung ini terjadi kesurupan masal, bukan hanya seluruh pemain saja yang kerasukan roh tetapi juga penonton bahkan anak kecilpun bias kesurupan. Ada juga kepercayaan berebut jimat keselamatan berupa ornament sesaji dan air berkah Tuk Sedandang untuk menyiram tanaman di lahan pertanian mereka. “ Masyarakat tidak berani meninggalkan tradisi ini karena jika tidak dilaksanakan khawatir akan terjadi sesuatu yang membahayakan kelangsungan hidup”,  papar Fajar, anggota Jogorekso Community.

Potensi wisata lainnya adalah peninggalan budaya Mataram Kuno. Di ladang penduduk terdapat batu prasasti yang ditulis oleh Belanda dengan angka tahun 1791. Masyarakat menyebutnya dengan Watu Ambal yaitu  tangga yang terbuat dari batu vulkanik sebanyak 200 trap (anak tangga) turun ke muara sungai. Disana ada Lingga dan Yoni sehingga tempat itu diperkirakan sebagai tempat meditasi serta keperluan ritual setelah kungkum di kali tempuk. Ada 7 sungai yang muaranya tempuk (ketemu) jadi satu di bawah Watu Ambal. Bagi yang percaya, kali tempuk merupakan tempat keramat untuk meditasi mendapatkan aura gaib.

Rencana kedepan terkait dengan sumber daya air yang cukup, masyarakat Desa Wisata Tlahab akan membudayakan pembuatan kolam ikan di setiap jengkal tanah. Debit air sangat melimpah bahkan saat ini air yang tidak dimanfaatkan dan kemudian disalurkan ke sungai cukup banyak. Jika setiap Kepala Keluarga memiliki satu kolam saja maka desa Tlahab akan memiliki sedikitnya 700 kolam. Jika tiap kolam panen ikan 50 kg saja maka sumber gizi dari ikan air tawar itu mampu menunjang program peningkatan gizi dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Jogorekso dan Sendang Arum kini tengah membudayakan kopi Arabika sebagai komoditi alternatif setelah tembakau. Pembibitan kopi dengan jumlah puluhan ribu pohon juga merupakan deversifikasi tanaman perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pokdarwis Sendang Arum juga menjadi wakil Kabupaten Temanggung dalam gelar Konvensi Sadar Wisata Jawa Tengah yang pelaksanaannya pada akhir Juni 2010 di Gedung Graha Bumi Phala Setda Kabupaten Temanggung. –(Budhy HP)—

pancuran dari “sembilan se”  untuk mandi warga masyarakat

Home Stay siap menerima wisatawan life in

Lingga dan Yoni di kawasan Watu Ambal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: